oleh

Aliansi Kades Dapil Tiga Terbentuk, Tuntut CSR PT AMNT

JMSNews, Maluk – Upaya memberikan dampak positif atas kelangsungan perusahaan Perseroan bagi masyarakat,  Pemerintah telah mengatur kewajiban perusahaan dalam Undang – Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Corporate Social Responsibility (CSR) atau yang dikenal Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Berangkat dari hal tersebut,  Kepala Desa meliputi Desa se Kecamatan Jereweh, Maluk dan Sekongkang sepakat membentuk aliansi yang secara khusus membahas kostribusi CSR salah satu perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat yakni PT Amman Mineral Nusa Tenggara .

Inisiator rapat pembentukan Aliansi Kepala Desayang berada di Dapil 3, Kaharuddin, S.Hi., M.Pd menyampaikan, pertemuan ini merupakan salah satu penyatuan persepsi untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dari 3 Kecamatan yang ada.

“Alhamdulillah, hari ini telah terbentuk Aliansi Kades Dapil 3 sebagai wadah penyambung aspirasi masyarakat ke PT AMNT khususnya” ucap Kades Belo Kecamatan Jereweh.

Ketua Aliansi Kades Dapil 3 Lalu Sujarwadi

Menurut Kaharuddin, terbentuknya Aliansi ini dengan legalitas untuk memperjuangkan akan hak masyarakat, wadah atau aliansi ini ditegaskan sudah terbentuk dalam memperjuangkan hak masyarakat.

Menyinggung kostribusi PT AMNT, Lalu Sujarwadi, ST menyampaikan, keberadaan Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) itu, mempunyai tanggung jawab moral dan sosial terhadap masyarakat Dapil tiga khususnya.

“Sejauh ini konsribusi PT AMNT tidak seperti PT Newmont dulu, dimana kostribusi seperti program CSR yang merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial harus terpenuhi sesuai regulasi yang ada” cetus Lalu Sujarwadi, Ketua Aliansi Kades Dapil 3 terpilih dalam rapat tersebut.

Lebih lanjut menurutnya, PT AMNT harus melanjutkan  tanggung jawab sosial (program CSR) yang sudah ada dalam kontra karya dan Ijin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) seperti yang dilakukan PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Permasalahan yang krusial saat ini dikatakannya, adalah terkait dengan tenaga kerja dimana karyawan yang sebelumnya kerja didalam area batu hijau sekarang sudah dikembalikan ke tengah masyarakat.

Baca Juga :  Dandim 1628 Sumbawa Barat Salurkan Bantuan KASAD untuk Babinsa Terpencil

“Dua hal itu harus terpenuhi oleh AMNT. Apabila tidak terpenuhi, maka kami (Aliansi) akan komunikasi lanjut langkah apa yang harus ditempuh dan tidak menutup kemungkinan langkah hukum perebutan hak sosial masyarakat” tandas Lalu Sujarwadi

Miq Lalu, sapaan akrabnya menambahkan, apa yang menjadi tuntutan Aliansi Kades Dapil 3 merupakan aspirasi dari masyarakat dan ini menjadi tantangan.

“Secara pemerintahan, kami (Aliansi Kades Dapil 3) akan berkomunikasi sama pihak manajemen AMNT untuk mendapatkan informasi sebenarnya tentang isue ditengah masyarakat” imbuh Lalu Sujarwadi, Kades pasir Putih itu Maluk itu.

Sementara itu, Kepala Desa A’i Kangkung, Ratna, menyampaikan sangat mengapresiasi kekompakan  sikap para Kades yang ada di Dapil tiga dan apa yang menjadi perjuangan ini merupakan perebutan akan hak masyarakat.

“Apa yang menjadi tuntutan dari pertemuan hari ini merupakan aspirasi masyarakat dan ini terjawab sesuai dengan keadaan, kondisi di wilayah Dapil tiga saat ini” jelas Ratna.

Pantauan JMSNews, rapat para Kades ini  dimulai pukul 09.00 wita hingga pukul 14.00 wita, Rabu (27/1/2021)  yang dihadiri Kades Dapil 3 diantaranya dari Kecamatan Maluk yaitu Lalu Sujarwadi, ST (Kades Pasir Putih), Suwardi (Kades Bukit Damai), Sirajuddin (Kades Benete), Syahril, S.Sos (Kades Mantun). Sedangkan, dari Kecamatan Jereweh yang hadir diantaranya Kaharuddin (Kades Belo), Muhammad Solihin (Kades Dasan Anyar), Bayhaqi (Kades Goa). Dan, untuk Kecamatan Sekongkang hadir yaitu Ratna (Kades A’i Kangkung), Yunus (Kades Tatar), Idham Halim (Kades Tongo).(K-If)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *