oleh

Polisi Cari Seorang Warga Tatar, Dilaporkan Hilang di Sekitar Gunung Tongo Loka

Sekongkang, JMS News – Seorang warga Desa Tatar Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat dilaporkan hilang di sekitar Gunung Tongo Loka, sejak Sabtu 23 Januari 2021.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono,SIK,MH melalui Paur Subbag Humas Ipda Eddy Sobandi S. Sos membenarkan hal ini, menurutnya Kepolisian Sektor Sekongkang berupaya mencari korban sejak Minggu 24 Januari 2021 namun hingga berita ini diturunkan korban belum ditemukan.

Adapun identitas warga yang dilaporkan hilang tersebut, atas nama Maka Sauk (53) yang sehari hari bekerja sebagai petani.Menurut keterangan Baiq Mutrafin Istri dari Maka Sau,  Suaminya pada hari Sabtu tanggal 23 Januari 2021 sekitar pukul 07.00 wita berangkat dari rumanya menuju rumah Bu Ari (adik Maka Sauk).

Saat itu Maka Sauk berangkat menuju pintu masuk gunung tongo loka dengan meminta tumpangan kepada salah seorang pengendara sepeda motor yang tidak dikenal yang melintas di jalan raya Tatar.

Selang sehari pada hari Minggu tanggal 24 Januari 2021, Baiq Mutrafin Istri Maka Sauk khawatir suaminya sudah dua hari tidak pulang ke rumah dan  melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Tatar kemudian Kepala Desa Tatar melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Tatar.

Pencarian pun mulai dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tatar dan Bhabinsa Desa Tatar bersama dengan masyarakat mulai Minggu 24 Januari 2021 dari pukul 07.00 wita sampai pukul 17.00 wita, namun korban belum ditemukan. Pencarian dihentikan karena terkendala oleh hujan lebat dan air sungai jalur menuju lokasi gunung Tongo Loka mengalir deras sehingga pencarian tidak bisa dilanjudkan pada saat itu.

Salah seorang warga setempat Syahril mengaku sempat melihat korban, saat itu Syahril turun membawa batu dari atas gunung Tongo loka, dan melihat Maka Sauk berada di belakangnya.

Baca Juga :  Lapor Bupati KSB, Amman Mineral Industri dan PT PIL Untuk Kesiapan Awal Bangun Smelter

“Pada saat saya menyebrang air sungai sudah mulai meluap dan diperkirakan pada saat saudara Maka Sauk tiba di sungai air sungai sudah mulap deras,”ujar Syahril

Dari keterangan Syahril inipun, kemudian pada Senin 25 Januari 2021 pencarian Maka Sauk dilanjutkan dengan melakukan penyisiran jalur menuju gunung Tongo Loka  dan penyisiran di Sungai namun sampai saat ini masih belum ditemukan, pencarian pun sementara dihentikan akan dilanjutkan menunggu tim Basarnas tiba di Desa Tatar untuk membantu melakukan pencarian kembali.

Dalam catatan aparat Kepolisian setempat, ada beberapa hal terkait pencarian korban dan kendala terkait korban, yakni situasi di jalur menuju tongo loka licin dan air sungai cukup deras dan terdapat beberapa titik yang tidak bisa dijangkau sehingga hal tersebut mengambat peroses pencarian.

Maka Sauk sendiri dilaporkan biasanya sering naik gunung namun langsung pulang, dan yang bersangkutan juga memiliki riwayat gangguan jiwa.(K1)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *